Wednesday, December 29, 2010

Pencetakan dan penyebaran materi IEC (misal, laporan berkala SIAGA, pamflet, poster & spanduk)


Berbagai cara penyebaran informasi termasuk dalam dukungan program untuk peningkatan kesadaran publik. Cara memberikan dukungan adalah dengan diteruskannya penyebaran Laporan Berkala PMI SIAGA yang secara tradisional didanai oleh DRC, serta mendukung pengembangan, pengeditan, pencetakan dan pengiriman materi informasi, pendidikan dan komunikasi dengan memanfaatkan struktur PMI yang sudah ada dari kantor pusat nasional hingga ke daerah, cabang dan masyarakat. Informasi juga bisa meliputi pembuatan materi penyadaran publik tingkat provinsi dan kabupaten seperti laporan berkala dan buletin program khusus yang sesuai dengan kondisi lokal.

Rancangan dan pelaksanaan kampanye penyadaran publik



Kegiatan ini menandakan dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan berbagai pameran (stan kegiatan), partisipasi PMI dalam acara-acara tahunan seperti Hari Palang Merah Se-Dunia, Hari Dunia untuk DRR, Pertemuan relawan PMI (SIBAT) dan acara-acara serupa.

Dukungan itu bisa dipertimbangkan untuk acara-acara di tingkat pusat di Jakarta juga di acara-acara lokal di tingkat daerah dan cabang, juga dapat meliputi pemutaran video informasi tentang flu burung kepada berbagai audiens.

Anak sekolah menerima pendidikan DRR


Kegiatan ini secara khusus berkaitan dengan pelaksanaan pelatihan yang ditujukan pada murid-murid kelas 1-3 dan 4-6. Materi pendidikan secara khusus disusun untuk beragam kelompok usia agar sesuai dengan kemampuan murid yang dilatih.

Alat bantu audio visual, pameran, teater dan penampilan permainan peran adalah beberapa dari sarana yang bisa digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan DRR guna meningkatkan kesadaran DRR dalam lembaga pendidikan untuk “mengokohkan kondisi kesiapsiagaan" sebagaimana yang ditetapkan dalam Rencana Aksi Nasional untuk Pengurangan Bencana 2006-2009 dan erat kaitannya dengan Kerangka Kerja Aksi Hyogo, Prioritas no. 3 untuk: “Mendorong pemasukan pengetahuan pengurangan risiko bencana dalam bagian-bagian kurikulum sekolah yang relevan di semua tingkatan dan penggunaan saluran-saluran formal dan informal lainnya untuk menyampaikan informasi kepada para remaja dan anak-anak”.

Melatih guru dalam menggunakan materi pendidikan DRR

Untuk memastikan penyampaian materi pendidikan DRR dan pesan-pesan pentingnya yanng lebih lateral dan seragam, maka guru sekolah perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai mengenai isu-isu DRR dasar. Program PERTAMA akan mendukung Pelatih Palang Merah Remaja, Divisi Relawan PMI dan KSR tertentu dalam fasilitasi pelatihan yang diikuti oleh para guru sekolah.

Koordinasi dengan ‘Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah’ GRC untuk Kabupaten Bantul dan Kota perlu mendapatkan perhatian lebih selama pemilihan sekolah sasaran, perencanaan dan pelaksanaan pelatihan serta penyebaran materi pendidikan. Menteri Pendidikan secara formal terlibat melalui sosialisasi dan advokasi di tingkat provinsi. Di tingkat nasional jalinan hubungan (linkage) PMI dan Kementerian Pendidikan didukung melalui struktur Badan Koordinasi Penanganan Bencana Nasional (sebelumnya dikenal dengna nama BAKORNAS dan secara resmi menjadi BNPB mulai Mei 2008).

Pencetakan dan distribusi materi komunikasi, informasi dan pendidikan DRR

Selanjutnya dari Kegiatan 4.1 pencetakan dan distribusi materi pendidikan, informasi dan komunikasi akan didukung oleh program bersama dengan program-program DRC lainnya seperti PERTAMA (Aceh), CBRR (Jawa Barat, Sulawesi Barat) dan CBDB II (Sulawesi Selatan, Barat & Utara). Diharapkan bahwa pengeluaran untuk pengembangan, terjemahan, percetakan dan penyebaran materi-materi tersebut, termasuk manual dan pedoman internal PMI akan ditanggung bersama oleh semua mitra RC/RC secara terkoordinasi.

Memberikan kontribusi terhadaep pengembangan materi pendidikan DRR

Program PERTAMA memberikan kontribusi terhadap pengembangan materi pendidikan DRR baik untuk tujuan umum maupun khusus seperti menargetkan kesadaran publik dan kesadaran di sekolah serta menyasar berbagai kelompok usia. Dukungan khususnya ditujukan pada tingkat PMI pusat agar mengorganisir upaya-upaya penyebaran informasi di dalam dan di luar PMI. Divisi Komunikasi PMI dan staf yang diperbantukan di program akan sangat membantu dalam proses ini.