Saturday, June 20, 2009

Alasan pelaksanaan KBBM-PERTAMA

  • Manajemen penanggulangan bencana sampai dengan kurun waktu terakhir ini hanya terfokus pada upayta bantuan, penyelamatan masyarakat yang terkena dampak bencana, serta rehabilitasi dan rekonstruksi yang tentu saja memerlukan biaya sangat mahal. Cara cara ini terus-menurus dilakukan tanpa adanya langkah-langkah bagaimana mengurangi dampak bencana dan tingkat resiko kerusakan. dengan kegiatan KBBM-PERTAMA, PMI melakukan langkah langkah pemberdayaan kapasitas masyarkat agar mampu mengurangi tingkat risiko dan dampak bencana yang ditimbulkan.
  • KBBM-PERTAMA sangat relevan.Melalui PSK(Pengetahuan SIkap dan Keterampilan) dalam manajemen bencana dan tanggap darurat, masyarkat yang tinggal di daerah rawan bencan dapa berperan langsung sebagai penolong terdekat dan tercepat bagi keluarg maupun warga masyarkat lainnya di lokasi tersebut.
  • PMI melatih TSR (Tenaga Suka Rela) sebagai tim sibat (siaga Bencana Berbasis Masyarakat) yang diharapkan dapat menggerakkan dan membantu masyarakat dalam meningkatkan kapasitasnya dalam melaksanakan upaya-upaya kesiapsiagaan dan pengurangan risiko/dampak bencana.
  • Dengan pengetahuan dan kesdaran akan bahaya, kerentanan, kapasitas dan upaya upaya mitigasi yangdibekalkan kepadanya, masyarakat diharapkan mampu membuat peta rawan bencana diwilayahnya. Sehingga masyarakat dapat mengenali jalur0jalur evakuasi penyelamatan yang aman.
  • Masyarkat yang rentan bencana perlu diperdayakan agar bisa melaksanakan upaya upaya kesiapsiagaan dan pengurangan risiko/dampak bencana secara mandiri.
  • Melalui kegiatan KBBM-PERTAMA, Masyarkat diwilayah rawan bencana dapat mengurangi dampak bencana, sehingga secara bertahap dapat meningkatkan produktifitas kerja yang akan berdampak pada meningkatnya kondisi kehidupan/kesejahteraan.

No comments:

Post a Comment